Surga dan Neraka

Di kebanyakan ajaran agama (tidak semua memang), biasanya konsep tentang surga dan neraka ini ada. Mengenai letak dan apa yang ada di dalamnya biasanya tiap ajaran agama itu berbeda-beda. Tapi intinya mirip: surga di atas, neraka di bawah. Surga indah dan penuh kebahagiaan, neraka tempat yang buruk dan penuh penderitaan.

surga-dan-neraka

Di ajaran agama saya sendiri, (kerajaan) surga adalah tempat Tuhan berdiam. Saat meninggal, orang-orang percaya akan ke surga dan hidup dalam kekekalan selamanya. Sedangkan orang yang tidak percaya akan masuk neraka, menerima hukuman dan kematian kekal.

Konsep surga dan neraka adalah konsep dimana ada kehidupan setelah kematian fisik/jasmani. Apa yang kita perbuat selama di hidup, akan kita pertanggungjawabkan. Banyak berbuat kebaikan akan masuk surga, banyak berbuat jahat akan masuk neraka.

Tapi apakah surga dan neraka yang digambarkan tersebut benar-benar ada?

Manusia sudah bisa pergi ke luar angkasa. Manusia bahkan sudah bisa menggambarkan dengan akurat hampir semua bagian alam semesta. Tapi belum ada laporan mengenai penemuan lokasi surga. Manusia bisa memetakan bagian dalam bumi menggunakan teknologi-teknologi yang canggih, tapi sampai saat ini juga belum ada yang tau di mana lokasi neraka.

Oke, mungkin ada yang berpendapat kalau surga dan neraka ada di alam roh. Tapi seperti postingan saya sebelumnya tentang roh dan jiwa, hal tersebut tidak bisa dibuktikan. Cuma bisa dipercaya dan diimani.

Di toko buku banyak tulisan kesaksian dimana orang-orang secara beruntung dapat melihat kondisi surga dan neraka. Tapi darimana kita tahu kalau itu bukan cuma halusinasi saja? Kalau kita cuma harus percaya, kenapa kita skeptis terhadap orang-orang yang juga mengaku pernah melihat UFO?

Permasalahan lain tentang konsep surga dan neraka adalah bahwa semua memori dan kemampuan untuk merasakan sesuatu kita itu tersimpan di tubuh fisik kita, yaitu otak. Bagaimana mungkin roh kita, yang setelah kita meninggal nanti tidak memiliki tubuh fisik, dapat mengingat siapa diri kita, juga merasakan kebahagiaan di surga atau kesakitan di neraka?

Karna permasalahan itulah, saya saat ini tidak pernah lagi memusingkan hal-hal tersebut. Bagi saya, kehidupan saat ini adalah yang terpenting. Saya akan berusaha melakukan hal-hal yang baik dan selalu berbagi. Bukan karna ingin masuk surga dan menghindari neraka, tapi karna itu adalah sebuah ‘tujuan hidup’. Sesuatu yang membuat hidup ini bermakna. Dan seandainya pun surga dan neraka benar-benar ada, ke manakah orang baik yang selalu ingin berbagi akan pergi? Surga, atau neraka?

Jika surga dan neraka tidak pernah ada, masihkah kau percaya dan menyembah Tuhanmu? (mirip lirik lagu Ahmad Dhani)

Jika surga dan neraka tidak pernah ada, masihkah kau berbuat baik dan tidak melakukan hal yang jahat?

Jika surga dan neraka tidak pernah ada, masihkah kau saling mengasihi dan mau terus berbagi?

Referensi: Betulkah Doktrin tentang Surga dan Neraka Perlu Supaya Dunia Aman?

About these ads

One thought on “Surga dan Neraka

  1. Pingback: Kematian Kekal | Free Thinker

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s