Agama

Sifat agama itu seperti seks, harusnya privat, bukan publik. Tidak ada gunanya diatur-atur oleh pemerintah. Dalam sejarah Indonesia, eksistensi Departemen Agama itu sempat jadi perdebatan di sidang PPKI. Departemen Agama akhirnya dibuat, sebagai imbalan dari Soekarno karena 7 kata sila pertama dalam Pancasila/Piagam Jakarta soal Syariat Islam itu (“Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”) di’ikhlas’kan untuk dihapus.
religion
Continue reading

Advertisements

Mengoordinir Event Besar

Kamu diberi kepercayaan untuk mengoordinir sebuah event dengan skala besar. Apa yang akan kamu lakukan? Semua orang, baik yang sudah berpengalaman maupun tidak akan punya jawaban yang sama: perlu perencanaan yang matang, baik biaya maupun hal-hal lainnya.

Nah, jika ada yang ngomong gini ke kamu, “Udaaahh, ngerencanainnya ga usah lama-lama. Ga usah ribet. Langsung kerjain aja. Ntar juga rejeki bakal datang sendiri”, apa tanggapan kamu?

Jawaban yang sama bisa dipakai untuk orang-orang rese yang suka dorong-dorong orang lain supaya cepet kawin.

Perkawinan adalah sebuah ‘event’ yang besar. Sangat besar. Yang tidak hanya sebatas pada acara adat, pemberkatan/ijab kabul, dan resepsinya. Perkawinan adalah event besar yang terjadi setiap hari mulai dari saat kontrak sosial tersebut diteken, sampai kontrak tersebut habis atau dilanggar.

Percakapan Tentang Waktu

Orang Skeptis: Saya baru saja menjumpai kutipan ini dari Einstein: “Anda harus menerima gagasan bahwa waktu itu subyektif dengan penekanannya pada sekarang itu tidak memiliki makna obyektif… Perbedaan antara masa lalu, masa kini dan masa depan hanyalah ilusi, betapapun gigihnya.” Einstein pasti gila.

Fisikawan: Sama sekali tidak. Dalam dunia eksternal, tidak ada masa lalu, masa kini dan masa depan. Bagaimana masa kini dapat ditentukan dengan instrumen? Ia murni konsep psikologis.

Orang Skeptis: Jangan begitu, Anda tidak serius. Setiap orang tahu masa depan belum terjadi, sementara masa lalu telah berlalu –kita mengingatnya itu terjadi. Bagaimana Anda bisa mencampuradukkan kemarin dengan besok, atau hari ini untuk masalah tersebut?

Fisikawan: Tentu Anda harus membuat pembedaan antara berbagai hari menurut urutan, akan tetapi label yang Anda gunakanlah yang saya keberatan. Bahkan Anda sepakat bahwa besok tidak pernah muncul.
Continue reading